Bukit Gajah Bobok, Wisata Alam Tersembunyi di Sumatra Utara

Provinsi Sumatera Utara kembali menunjukkan eksistensinya dengan potensi alam yang sedang menjadi perbincangan saat ini. Munculnya destinasi wisata yang satu ini memancing banyak orang untuk datang berwisata. Tempat ini dinamakan Bukit Gajah Bobok. Ya, namanya yang unik membuat tempat ini semakin mengundang rasa penasaran bagi para pencinta traveler terlebih bagi para anak muda yang menyukai spot liburan yang jauh dari kebisingan kota hingga suara hingar bingar lainnya. Bukit Gajah Bobok berada tepat diatas air terjun Sipiso-piso, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo Sumatera Utara. Tempat wisata dengan keindahan alam yang tersembunyi, memancing para wisatawan untuk mengeksplorasi alam yang masih sangat asli ini. Ditambah jalur yang ditempuh untuk menuju ke lokasi wisata ini penuh petualangan dan tantangan.

Untuk menuju ke Bukit Bukit Gajah Bobok di Sumatra Utara ini, rute yang ditempuh yaitu Medan–Pancur Batu– Berastagi–Kabanjahe–Merek. Setelah sampai di Simpang Tiga Merek, pengunjung mengambil rute ke arah Sidikalang. Sekitar 8 kilometer sebelum Gerbang Simalem Resort, ada plang dengan tulisan “Selamat Datang Di Bukit Gajah Bobok”. Ini menandakan bahwa pengunjung akan segera sampai ke lokasi wisata tersebut. Perjalanan tersebut akan memakan waktu sekitar 3 jam lebih dengan jarak tempuh kurang lebih 105 kilometer dengan kondisi jalan yang berbatu dan cukup memacu adrenalin.

Butuh keahlian ekstra untuk melewati jalan ini hingga pengunjung berhasil mencapai lokasi parkir. Di lokasi ini pengunjung dapat memarkirkan sepeda motor dan helm dengan tarif 15 ribu per sepeda motor. Untuk sampai diatas bukit pengunjung harus mendaki sampai ke puncak bukit untuk mendapatkan keindahan yang dicari. Tidak perlu khawatir karena jalur pendakian sudah dikelola dengan baik oleh pihak Dinas Pariwisata sehingga untuk mendakinya pengunjung tidak perlu mengeluarkan tenaga yang berlebihan, namun pengunjung tetap harus mengeluarkan sedikit tenaga untuk mendaki sampai ke atas bukit.

Sambil mendaki, banyak pengunjung yang berhenti sejenak untuk berfoto dan mengabadikan setiap keindahan alam yang menarik hati. Rugi rasanya jika pengunjung melewatkan satu momen pun karena setiap pesona alam yang tampak sangat memanjakan mata.

Begitu sampai di puncak Bukit Gajah Bobok, kelelahan selama di perjalanan langsung hilang begitu saja dan terbayar lunas. Hamparan rerumputan berwarna kuning keemasan, dengan perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan bukit, dan yang paling istimewa pengunjung dapat menyaksikan keindahan Danau Toba, danau kebanggaan Sumatera Utara. Inilah yang menjadi suguhan utama yang dicari para pengunjung. Pemandangan danau terbesar di Asia Tenggara yang membentang indah yang dihiasi dengan banyak perkampungan penduduk bagai lukisan alam yang sangat luar biasa dan cantik.

Dari atas bukit pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai puncak gunung yang ada di Sumatera Utara. Seperti Gunung Sibuatan, Gunung Sinabung dengan puncaknya yang dari kejauhan tampak menyembulkan debu, beriringan dengan Gunung Sibayak. Bukit Gundul yang persis berada di sebelah Bukit Gajah Bobok, dan Gunung Seribu Dolok yang berada di belakangnya bahkan Gunung Pusuk Buhit pun tampak megah di kejauhan.

Dari atas bukit pengunjung juga dapat menyaksikan indahnya matahari terbit atau sunrise dan matahari terbenam atau biasa disebut sunset. Untuk menyaksikannya tentu saja pengunjung harus menyiapkan jaket tebal dan waktu yang pas karena cuaca pada pagi dan sore hari di bukit ini akan terasa sangat dingin. Penampakan Danau Toba yang berair biru dengan kehijauan alam bagian Sumatera Utara ini yang dihiasi dengan warna matahari keemasan yang jelas terlihat saat kedua momen ini berlangsung. Tentu saja momen ini dimanfaatkan pengunjung untuk berselfie ria mendapatkan hasil foto terbaik untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan yang berkesan.

Untuk pengunjung yang hendak berwisata ke bukit ini harus disarankan harus membawa makanan atau bekal sendiri mengingat belum adanya fasilitas seperti kafe atau rumah makan yang terdapat di sekitar lokasi bukit. Untuk pengunjung yang ingin berkemah, sebaiknya membawa peralatan kamping yang lengkap dan stok makanan dan minuman yang cukup untuk dikonsumsi mengingat fasilitas rumah makan yang tadi disebutkan belum tersedia disini. Peralatan yang paling penting dibawa adalah jaket dan selimut tebal karena faktor cuaca yang akan terasa sangat dingin dan menusuk tulang akan dirasakan pengunjung menjelang sore dan malam hari. Saat berkemah pengunjung juga bisa memasak makanan dan merebus air untuk membuat teh manis atau kopi panas sebagai pendamping sambil memandang kemilau dan gemerlap lampu-lampu yang berasal dari rumah penduduk dan tempat lain di sekitarnya. Sambil menikmati indahnya pemandangan tersebut akan lebih seru jika diiringi nyanyian dan petikan gitar diterangi api unggun yang akan sedikit mengurangi rasa dingin dari udara malam di sekitar bukit.

Sebelum pulang dari Bukit Gajah Bobok di Sumatra Utara ini pengunjung diharapkan untuk tidak meninggalkan sisa sampah apapun atau membuat bukit ini kotor dengan sisa-sisa makanan pengunjung. Sayang rasanya jika keindahan yang diberikan alam secara cuma-cuma jadi tercemar. Semoga pengunjung termasuk saya pribadi sebagai penulis memiliki kesadaran dan menjaga kebersihan tempat wisata manapun yang akan dikunjungi. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli. Salam lestari..